CREAMORPHOSA

ADUIN 2015

We are Creamorphosa

Keberhasilan ADuin 2014 dengan tema
The Journey of Creativity
telah membawa banyak kesadaran masyarakat akan perjalanan sebuah Iklan dari masa ke masa. Dengan pengamatan serta kritikan dari berbagai kalangan, tentu akan membawa dunia pariwara menjadi lebih baik serta memiliki nilai yang tinggi. Bukan hanya sekedar menjadi sebuah alat dalam pemasaran.
Di tahun 2015 ini, ADuin tetap melanjutkan perjalanan kreativitas, namun dari hal yang lebih kecil dan substantif, yaitu kreatifitas dalam diri sendiri.Kontribusi nyata yang dikemas dalam Create your metamorphosa akan membawa ADuin 2015 menjadi festival yang berbeda dari festival iklan lainya.
Create Your Metamorphosa
Create yang berarti menciptakan, adalah kreatifitas yang harus diciptakan tanpa ada paksaan dari orang lain. Metamorphosa, adalah perubahan. Kepercayaan bahwa perubahan yang tercipta dari diri sendiri akan memiliki nilai yang lebih tinggi dan mampu menjadi penggerak perubahan yang besar. selengkapnya...

Download Brief

atau
Download Formulir

FOZ

Anda ingin mengenal lebih jauh tentang si FOZ, silahkan klik ini.
Untuk mengetahui tentang sejarah ADuin, silahkan klik ini.
Untuk melihat jadwal acara bisa klik ini.

Posts

Comments

The Team

ADdict

Join With FOZ

Connect With Addict

the challenge

    Posted by: ADUIN Posted date: 05:05 / comment : 0

    Di suatu ruangan, ada seorang bernama mimin. Dia adalah seorang mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jogja angkatan 2012 yang sedang memikirkan perkembangan periklanan yang sangat pesat ini, hasil karya teman-teman hanya dapat dinikmati teman-teman saja, sedangkan banyak karya-karya mereka yang bagus dan harus dinikmati semua orang di luar sana.  Perkembangan periklanan dewasa ini begitu cepat, banyak pula orang-orang yang tertarik menggeluti dunia periklanan.
    “Tahun 1930an, banyak poster dan papan reklame ditempel pada panel samping gerobak sapi yang mengangkut barang. Papan reklame dicetak diatas lembar plat seng atau logam yang cukup tebal. Tahun 1948 bahan yang bernama scothlite ditemukan. Banyak iklan yang menggunakan scothlite tadi karena mampu memantulkan cahaya dengan efek mengagumkan. produk yang paling banyak diiklankan melalui media luar ruang bergerak (moving outdoor media) antara lain adalah produk-produk ban sepeda dari goodyear dan michelin, produk sabun dan tapal lidi dari unilever, limun (soda pop) merek regional, dan produk rokok dari berbagai produsen, termasuk cerutu impor.” Itulah sedikit perkembangan periklanan pada masanya.
    Tetapi mimin mencemaskan perkembangan periklanan di Indonesia saat ini, karena banyak para pembuat iklan yang tidak tahu menahu adanya undang-undang yang mengatur periklanan. Banyak sekali iklan bermunculan yang melanggar EPI (Etika Pariwara Periklanan).  Itulah yang membuat jenuh Mimin, “apa yang harus aku perbuat sekarang ini” kata mimin.
    Ia berfikir bagaimana untuk merubah periklanan di Indonsia agar lebih baik lagi. Beberapa jam kemudian ia mendapatkan ide. Yaitu, ia harus mencari bakat-bakat anak muda Indonesia yang mempunyai kreatifitas. Tapi ia masih bingung bagaimana caranya.
    Pagi hari ia berangkat ke kampus untuk bertemu dengan temannya untuk berdiskusi. Saat Ia berjalan dari parkiran menuju fakultas, di tengah-tengah perjalanan di taman depan fakultas ia melihat cahaya terang di salah satu celah rerumputan, tapi ia tidak peduli, lalu ia jalan terus. Saat ini berjalan beberapa langkah, cahaya itu semakin terang. Lalu ia memutuskan untuk menghampiri cahaya itu. Ternyata cahaya itu adalah telur yang berwarna hijau dan cantik sekali, mimin langsung jatuh cinta dengan telur itu, “tapi ini telur siapa ya? Ini telur apa ya?” akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan telur itu kembali, karna ia takut kalo induknya mencari. Akhirnya mimin pergi meninggalkan telur itu.
    Di celah-celah iya berdiskusi dengan temannya, ia merasakan tasnya bergerak, seperti ada sesuatu di dalamnya. Lalu ia melihat isi tasnya, saat ia membuka isi tas nya, cahaya keluar dari dalam tasnya. Teman-temannya pun melihat, mereka bertanya, “apa itu min yang keluar dari tas mu, seperti cahaya “ lalu mimin berkata, “oh itu, hp ku kok”. Beberapa lama kemudian ia pamit pulang dulu, lalu ia bergegas untuk pulang, saat ia sampai kos ia langsung membuka pintu kamar dan menutupnya rapat-rapat kembali.  Lalu ia meletakan tasnya di atas meja, tasnya tidak bergerak-gerak seperti tadi lagi, lalu ia membuka tasnya, saat di buka ia tidak mendapatkan cahaya yang keluar lagi. Beberapa detik ia melihat tasnya, tiba-tiba keluarlah telur hijau bercahaya yang melompat-lompat di setiap sisi sudut kamarnya. Mimin merasa terheran-heran dan melihat telur itu dimanapun ia melompat-lompat.
    Setelah capek si telur melompat-lompat ia berhenti dan berdiri di atas meja tepatnya didepan mimin. Si mimin melihat dengan terheran-heran, lalu telur berkata “hallo” tapi mimin masih melihat dan tidak menjawab pertanyaan si telur. Lalu telur berkata lagi sambil berteriak, “hallooooo” lalu mimin tersadar dan berkata, kamu siapa? Kok kamu bisa berbicara? “setelah lama mereka berbincang-bincang, ternyata telur itu adalah telur kupu-kupu, ia terlahir untuk membantu mimin yang sedang bingung untuk mencari seorang yang kreatif. Ia berasal dari dunia “creamorphosa” akhirnya mimin tahu apa yang harus ia lakukan untuk mencari orang-orang kreatif. . Tapi ada syarat yang harus ia lakukan, si telur belum bisa membantu kalau ia belum menjadi sempurna (kupu-kupu), mimin harus merawat dan membesarkan telur itu dengan penuh kasih sayang.
    Mimin berfikir keras tentang asal telur itu, ”creamorphosa?...heeemm” berjam-jam ia berfikir. Lalu tiba-tiba ide muncul di otak mimin, “creative? Ya, kreatif. “ di ambil dari kata crea dari kata creamorphosa. “Tapi morphosa apa ya?  Dia telur, kalau dia suatu saat nanti jadi kupu-kupu berate dia harus berubah menjadi ulet, “ya ulet ,heemm” , selanjutnya jadi kepompong, setalah itu baru ia jadi kupu-kupu. Ya, ketemu, morphosa dari kata metamorphosa. Ini seperti perjalanan periklanan seperti awal ia ditemukan sampai sekarang, bermetamorphosa..
    Akhirnya ia berkata kepada teman-temannya untuk membuat event, agar karya teman-teman bisa dilihat masyarakat luas. Dengan tema “creamorphosa”
    Lalu mimin memberikan nama telur itu dengan nama FOZ, arti dari Fos adalah :
    Dan nama panggilannya Oz. mimin mengunggu perubahan telur itu dan setelah 1 minggu ia merawat telur itu, jadilah ulat, wajah ulat itu sangat lucu sekali, siapa yang melihatnya pasti gemas. 1 minggu berlalu Oz berubah menjadi kepompong yang bersinar sepanjang hari. Oz memberikan perintah kepada mimin agar ia sabar menunggu, dan mimin disruh untuk mempersiapkan segala sesuatu nya untuk event tersebut. 3 hari kemudian , suatu malah mimin menunggu Oz berubah menjadi kupu-kupu. Tetapi di situ tanda-tanda perubahan Oz belum terlihat. Beberapa menet kemudian pancaran cahaya yang sangat berkilau seperti rembulan menerangi kamar mimin, Oz seperti mengeluarkan suara “zzzzzzzz” daaaan….. terbang, Oz sudah menjadi kupu-kupu yang ganteng. Lalu kamar mimin terbuka dan Oz terbang keluar seperti tidak bisa di hentikan, Oz terbang dengan cepat dan selalu menabrak orang-orang yang ia lalui, ternyata Oz menabrak orang-orang itu memberikan sengatan kreatif kepada orang-orang itu. 
                  Keesokan harinya banyak orang yang berbondong-bondong ingin mengikuti lomba ADuin tersebut.
    The End

    Tagged with:

    Next
    Newer Post
    Previous
    Older Post

    No comments:

    Leave a Reply

Comments

The ADdicts says